img 20260129 090146345 hdr 3383577106

Perkuat Mutu Pendidikan Nasional, Politeknik Assalaam Surakarta Gelar Seminar Nasional dan Teken MoU Strategis

Politeknik Assalaam Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui agenda tahunan bertajuk “Seminar Nasional Pendidikan: Pendidikan Bermutu melalui Berbagai Perspektif Literasi dan Praktik Baik”. Bekerja sama dengan Forum Jalin Pena, acara yang digelar di Jalan Garuda Mas, Kartasura ini sukses mempertemukan berbagai pakar dan akademisi nasional.

Sinergi Strategis dengan Berbagai Institusi
Momentum penting terjadi pada pembukaan acara, di mana Politeknik Assalaam Surakarta secara resmi menandatangani naskah kerja sama (MoU) dengan mitra strategis. Mitra tersebut meliputi organisasi nasional dan media seperti Jalin Pena, SEAMEO, dan Halopedeka, serta delapan perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Fokus kolaborasi ini diarahkan pada penguatan:

  1. Penulisan dan publikasi karya ilmiah.
  2. Peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
  3. Pelatihan serta pengembangan profesional di bidang bahasa.


Menuju Indonesia Emas 2045
Sesi pleno pagi menghadirkan Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi. sebagai pembicara kunci. Dalam paparannya yang bertajuk “Isu-Isu Pendidikan Terkini: Perlunya Menata Ulang Arah Pendidikan di Tengah Perubahan Zaman”, beliau menekankan bahwa literasi tidak boleh lagi dipandang sempit hanya sebagai kemampuan baca-tulis.

“Literasi harus mencakup aspek numerasi, digital, hingga karakter. Inilah fondasi utama untuk menciptakan pendidikan berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045,” tegas Prof. Munawir.

Diskusi Pakar dan Model Vokasi
Memasuki sesi paralel, suasana diskusi menjadi lebih spesifik melalui pembagian klaster keahlian. Salah satu sorotan utama adalah paparan dari Direktur Politeknik Assalaam Surakarta, Prof. Dr. A.G. Tamrin, mengenai model pendidikan vokasi yang bermutu di tingkat politeknik.

Diskusi interaktif ini dipandu oleh moderator berpengalaman, Prof. Dr. apt. Chairun Wiedyaningsih (UGM) dan Dr. Trisnojoyo Khotob, S.Ag., M.M. (Politeknik Assalaam), yang memancing antusiasme peserta dalam sesi refleksi praktik pendidikan.

Ketua Panitia, Dr. Misbah Fikrianto, menjelaskan bahwa konsep sesi paralel ini memang dirancang khusus. “Kami ingin menciptakan ruang diskusi yang mendalam bagi para peneliti agar hasil dari seminar ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, baik di skala lokal maupun nasional,” ujarnya.

Acara yang berlangsung hingga sore hari ini dihadiri oleh akademisi dari berbagai institusi lintas pulau, mulai dari Universitas Negeri Makassar, UNM Malang, hingga IAIN Pontianak, menandakan skala nasional yang kuat dalam upaya transformasi pendidikan Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *